LATEST NEWS

Tampilkan postingan dengan label Video. Tampilkan semua postingan

0 commentSabtu, 07 Juni 2014

Bojonegoro Post ~ Kendaraan antariksa Curiosity milik Badan Penerbangan dan Antariksa Smerika Serikat (NASA) yang sedang menjalankan misi di Mars menyajikan pemandangan terbitnya bulan Mars, Phobos, setelah senja di planet tersebut.

Video ini pastinya langka. Tim peneliti misi Curiosity membuat video tersebut berdasarkan 86 gambar yang ditangkap oleh kamera Curiosity yang memotret terbitnya Phobos pada senja di Mars tanggal 28 Juni 2013 lalu.

"Kamu ingin Bulan. Ini dia! Lihat footage dari kamera Navcam saya yang menunjukkan terbitnya Phobos," demikian tulis NASA lewat akun Twitter Curiosity pada Senin (1/7/2013) lalu, seperti diberitakan dari Space, Rabu (3/7/2013).


Walau video di atas hanya berdurasi 32 detik, proses terbitnya Phobos di Mars sebenarnya memakan waktu 27 menit. Pada video, lingkaran serupa cincin sebenarnya hanya pengaruh penyebaran cahaya di kamera. Sementara, pada video, Phobos tampak bergerak ke atas.

Phobos adalah bulan Mars yang berukuran 22 kilometer, lebih besar dari "saudaranya", Deimos, yang lebih kecil. Banyak ilmuwan berpikir bahwa Phobos dan Deimos mulanya adalah asteroid yang kemudian tertangkap gravitasi mars.

Curiosity telah mendarat di Mars sejak Agustus 2012 lalu. Beragam penemuan telah dihasilkan mulai batu Mars yang mirip batu di Bumi hingga bukti adanya air di Mars. Untuk video terbitnya Phobos, bisa dilihat di bawah ini. (JRTR)

Sumber: Space
0 comment

Bojonegoro Post ~ Seorang petani menemukan sebuah meteorit langka yang diduga berusia miliaran tahun. Adalah Bruce Lillenthal dari Arlington, Minnesota, Amerika Serikat (AS) dan istrinya senang mengumpulkan batu-batu unik dari ladangnya.

Awalnya, mereka tidak menyadari  telah menemukan batu tersebut pada dua tahun yang lalu. Hingga akhirnya mereka membawa batu itu ke kurator meteorit di University of Minnesota. Demikian yang diberitakan dari Metro, Senin (24/6/2013).

“Mulanya kami tidak mengetahui jenis batu apa itu. Tapi karena banyak batu yang dikumpulkan, jadi penasaran jenis batu apa saja itu. Entah mengapa, firasat kami mengatakan salah satu batu yang dikumpulkan adalah meteorit,” jelas Bruce.

Untuk menjawab rasa penasaran, mereka membawa batu yang berukuran sedang ke spesialis meteorit bernama Calvin Alexander. Setelah melalui proses pemeriksaan, Alexander berhasil mengindentifikasi bahwa benar adanya batu itu merupakan batu meteorit berusia miliaran tahun.

“Ini unik. Meteorit berusia miliaran tahun tertimbun dalam ladang pertanian tanpa pernah terdeteksi sebelumnya. Dari 5.000 bebatuan yang pernah saya teliti selama beberapa tahun ini, tidak pernah saya menemukan batu meteorit setua ini,” ungkap Alexander. Ingin mengetahui seperti apa batu meteorit berusia miliaran tahun yang ditemukan Bruce Lillenthal. (JRTR)


Sumber: Metro
0 comment

Bojonegoro Post ~Sebuah video Youtube menyuguhkan pertunjukan yang mencengangkan. Seorang pria berjalan di atas lava di Gunung Eta, Sicily, Italia.

Dalam video berdurasi 40 detik itu, pria yang mengklaim dirinya "lava art craft worker" ini berjalan cepat di atas saluran dengan lava mengalir. Di dekatnya, rekan pria itu berdiri mengamati.

Setelah orang tersebut menempuh langkah terakhir, tampak api menyala di sepatunya. Namun, pria itu sama sekali tak menunjukkan rasa kesakitan ataupun terluka.

Pertanyaannya sekarang, apakah pertunjukan benar-benar nyata atau hanya rekayasa? Apakah manusia mungkin berjalan di atas lava yang suhunya mencapai ratusan bahkan ribuan derajat Celsius?

Erik Klemetti dari Denis University di Ohio mengungkapkan bahwa ternyata manusia memang mungkin berjalan di atas lava dalam kondisi tertentu.

"Melihat video tersebut, lava yang mengalir tampak bergerak dengan lambat dan memiliki kerak gelap di atasnya. Artinya, lava ini sebenarnya cukup 'dingin'. Lava ini disebut 'a'a lava' yang sebenarnya lebih kental dari pahoehoe yang diasosiasikan dengan aliran lava," katanya.

Menurut Erik, perbedaan suhu antara lava dan udara yang cukup besar membuat lava yang keluar segera membentuk kerak.

"Kerak terbentuk cepat pada aliran lava karena ada perbedaan temperatur yang besar antara lava (sekitar 1000 derajat Celsius) dengan udara (sekitar 25 derajat Celsius), lava mengeras menjadi kerak semifleksibel," kata Erik.

Berdasarkan video, aliran lava yang ada sebenarnya tak cukup besar karena rekan orang yang sedang berjalan di atas lava tak menunjukkan reaksi apa pun.


"Alirannya sendiri terlihat terbatas pada saluran kecil yang dikelilingi lava yang telah mengeras. Tebakan saya, aliran lava ini sudah jauh dari sumbernya," jelas Erik seperti dikutip Daily Mail, Selasa (18/6/2013).

Menurut Erik, jika orang itu berjalan cepat di atas lava dengan kerak yang baik, berat orang tersebut takkan cukup untuk membuatnya "tercebur" di aliran lava.

Erik mengungkapkan, kondisinya akan berbeda bila kerak lava labil. Orang yang berjalan di atas lava bisa "tercebur" di aliran lava. Lava bisa menyebabkan air dalam tubuh manusia mendidih dan berubah menjadi uap sehingga manusia akan "meledak" dari dalam.

Ia mengatakan, manusia mungkin berjalan di atas lava bila mampu memilih lava yang tepat, sudah mendingin dan bergerak lambat, serta berjalan lincah dan beruntung. (JRTR)

Sumber: Daily Mail
0 comment

Bojonegoro Post ~ Kecelakaan melibatkan dua truk trailer, satu mobil boks, dan satu mobil minibus VW combi, terjadi di jalur pantura tepatnya di Dusun Mujil, Desa Bumi Mulyo, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (10/6/2013). Empat orang tewas dan satu korban luka berat.

Kejadian bermula saat mobil boks bernopol B 9063 VO yang melaju dari arah barat menuju Rembang, mencoba mendahului truk trailer bernopol H 1869 EF yang dikemudikan Abidin, warga Kabupaten Rembang. Pada saat bersamaan, muncul mobil minibus VW Combi bernopol AB 1836 QZ dari arah berlawanan yang melaju dari arah Rembang menuju Juwana.

Jarak antara mobil boks dengan minibus VW terlalu dekat sehingga tabrakan tidak terhindarkan. "Sopir truk trailer secara spontan membanting stir ke kiri dan menabrak mobil truk trailer bernopol N 8624 UR yang sedang parkir berlawanan arah," kata Kasat Lantas Polres Pati AKP Ifan Hariat Taufik.



Setelah menabrak truk trailer yang parkir, truk trailer H 1869 EF kemudian juga menabrak warung yang ada di tepi kiri jalan. Akibat tabrakan tersebut, empat orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Tiga di antara korban tewas adalah sopir minibus VW Combi yang belum di ketahui identitasnya dan dua penumpangnya, yakni Fathul Huda (19) dan Salim (18).

Tiga korban dari mobil VW Combi adalah warga Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kudus, Jawa Tengah. Satu korban tewas yang lain adalah sopir truk boks bernopol B 9063 VO yang identitasnya juga belum diketahui.(JRTR)
0 comment

Bojonegoro Post ~ Patung Mesir berusia 4.000 tahun di Museum Manchester, Manchester, Inggris, bisa bergerak sendiri. Hal ini dilaporkan oleh kurator museum tersebut, Campbell Price.

Patung seorang pria bernama Neb-Senu yang berukuran sekitar 20 cm itu merupakan persembahan kepada Dewa Osiris dan telah berada di Museum Manchester selama 80 tahun. Hingga beberapa minggu lalu, patung tetap diam.

"Saya menyadari suatu hari bahwa patung itu berputar. Saya pikir ini aneh karena patung itu berada di dalam kotak dan hanya saya yang memiliki kuncinya," ungkap Price.

Price mengatakan bahwa para sejarawan Mesir bukanlah orang-orang yang suka bertakhayul. Saat pertama menyadari patung itu berputar, Price bertanya-tanya bagaimana bisa patung itu berputar.


"Tapi pada saat berikutnya, patung itu menghadap ke arah lain dan sehari sesudahnya lagi, patung juga berubah arah lagi," kata Price. Price merekam gerakan patung dalam video dan mengatakan, patung itu benar-benar bergerak tanpa bantuan manusia.

Menurut Price, orang Mesir Kuno percaya bahwa patung bisa menjadi "rumah" alternatif bagi roh orang yang direpresentasikan oleh patung itu sendiri. Gerakan patung mungkin terkait adanya roh yang masuk di dalamnya.

Sementara itu, Brian Cox, seorang fisikawan, menjelaskan bahwa gerakan patung itu mungkin terkait dengan differential friction, Menurut Cox, interaksi antara batu serpentine material patung dengan permukaan gelas menyebabkan getaran sehingga patung bisa berputar.

Diberitakan Huffington Post, Minggu (23/6/2013), teori Cox diperkuat dengan fakta pada hasil rekaman video yang menunjukkan bahwa patung hanya bergerak saat ada pengunjung.

Price kurang percaya dengan teori Cox. Patung itu telah berada di museum selama 80 tahun. Mengapa baru kali ini benda itu bergerak. Gerakan patung ini tetap jadi teka-teki. Gerakan patung ini juga yang mendatangkan berkah bagi museum. Kunjungan ke museum itu meningkat.

Sumber: Huffington Post
0 comment
Bojonegoro Post ~Setelah foto letupan matahari yang pernah ditangkap oleh European Space Agency (ESA), kini video letupan matahari yang terjadi pada Minggu (21/7/2013) tersebut ditampilkan dalam bentuk video. Solar Imagery Center (SIC) berhasil mengunggah video tersebut ke YouTube.


CME keluar dari bagian barat laut matahari dan melesat dengan kecepatan 715 mil per detik atau sekira 2.574.000 mil per jam. Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, mengungkap kecepatan tersebut merupakan yang tertinggi yang pernah diamati.

Ilmuwan mengatakan, dampak terlepasnya partikel surya dalam jumlah besar ini tidak akan menimbulkan kerugian pada satelit yang mengorbit Bumi. Partikel bermuatan tersebut juga diklaim tidak akan menimbulkan kerusakan pada sistem elektronik.

NASA mengungkapkan, letupan matahari ini justru mengarah ke Mars dan berpotensi melewati pesawat luar angkasa Stereo-A solar.

Sumber: Cnet